Sabtu, 08 Januari 2011

SETIDAKNYA

setidaknya aku bisa tidur sore ketika angka nol berganti satu
setidaknya aku bisa tersenyum kecut ketika kalian tersenyum memegang ciu
setidaknya aku bisa berkaca diri ketika kau hamburkan membakar langit...

setidaknya aku bisa terpekur ketika detik-detik kau hitung mundur.....
setidaknya aku bisa mencari damai ketika kau tiupkan fitnah.....
setidaknya aku bisa melupakan gudah gulana sejenak ketika kau ramaikan malam

setidaknya aku bisa bilang aku laki-laki
setidaknya aku bisa bilang aku belum berhasil
setidaknya aku bisa berpikir

setidaknya aku bisa merasakan malam yang sama sementara kau agung-agungkan
setidaknya aku bisa jadi saksi bahwa malam itu sama dengan malam-malam yang lalu
setidaknya aku bisa
setidaknya.................


Tanjung Priok,
Jumat, 31 Desember 2010


0 komentar: